Minggu, 09 Desember 2012

Seseorang bertanya kepada saya "Kenapa ya ketika berulang tahun, orang-orang malah senang dan merayakannya?" saya hanya menengok ke arahnya seraya mengatakan "Loh, memang kenapa? kan itu hari lahir, hari bahagia" ia tersenyum kecil menghadap ke arah saya.
"Bukankah hari lahir menandakan bahwa kita semakin tua? Bahwa kita akan semakin dekat dengan ajal. Ketika ulangtahun meskipun angka usia kita bertambah, tapi umur kita memendek" katanya, lalu memalingkan wajahnya.
Saya hanya bisa terdiam, seolah mencoba untuk mengerti dan mulai berfilosofi saat itu juga :))

Saya mulai mengembangkannya kedalam permasalahan lain; cinta, contohnya.

Kenapa ya ketika tahu merasa sakit, kita malah tetap bertahan? Kenapa ketika seharusnya melepaskan, kita justru menggenggamnya semakin erat? Mengapa masih terus tersenyum, ketika merasakan luka yang perih dan berupura-pura untuk tidak menangis? Mengapa kamu merelakan, saat hatimu masih mengasihinya? 

Sadarkah kau, bahwa egois namanya ketika membiarkan hati kita terluka. Kamu bertahan dan menggoreskan luka dalam hatimu sendiri. Sakit, bukan? Bertahan saat kamu sendiri tahu cintamu bertepuk sebelah tangan, bertahan saat kamu sendiri tahu cintamu berada diujung tombak dan bertahan ketika kamu sendiri telah meyakini; tak ada yang pantas untuk diperjuangkan. 

Gunakan waktumu dengan hal-hal yang penting. Jangan banjiri hidupmu dengan sibuk memikirkan hal yang tak penting. Lihat sekitarmu, masih banyak teman-teman atau bahkan oranglain yang menunggumu, yang ingin melihatmu tersenyum gembira bersama mereka. Senanglah, dan pintar dalam menentukan pilihanmu sendiri :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar